Tidur (10)
1 year ago
Info Seminari Menengah Keuskupan Sintang St. Yohanes Maria Vianney





















10 Mei 2009
Seminari mendapat kunjungan dari SMPN 1 Ng. Pinoh. Siswa SMP yang datang sekitar 100 orang. Terlihat antusias anak-anak SMP ini mengikuti kegiatan dan acara yang dipersiapkan oleh para seminaris. Mumpung rame…sekalian promosi :)
Acara dimulai dengan makan siang bersama, kemudian dilanjutkan dengan bernyanyi bersama, bermain, dan menyaksikan film, Satu Hari di Menyurai. Sebuah film yang menceritakan kehidupan di Seminari YOMAVI. Dilanjutkan dengan dialog dan sharing.
Mudah-mudahan ada benih panggilan yang datang dari Pinoh ya.
Trims buat kunjungannya.


Yohanes Maria Vianney dilahirkan di Lyons, Perancis pada tahun 1786. Ketika masih kanak-kanak, ia menggembalakan domba ayahnya. Ia suka berdoa tetapi juga suka bermain. Ketika Yohanes berumur delapanbelas tahun, ia minta ijin kepada ayahnya untuk menjadi seorang imam. Ayahnya berkeberatan karena tenaganya dibutuhkan untuk mengerjakan pertanian keluarga. Dua tahun kemudian ayahnya memberikan ijin. Pada usia duapuluh tahun, Yohanes belajar di bawah bimbingan Pastor Balley. Pastor Balley seorang imam yang amat sabar, tetapi belajar bahasa Latin merupakan kendala besar bagi Yohanes. Ia menjadi patah semangat. Pada saat itulah ia memutuskan untuk berjalan sejauh 60 mil (±97 km) menuju kapel St. Yohanes Fransiskus Regis, seorang kudus yang populer di Perancis. Yohanes memohon bantuan doa St. Yohanes Regis. Setelah ziarah itu, ia tetap saja mempunyai masalah dalam hal belajar sama seperti sebelumnya. Bedanya ialah ia tidak lagi pernah merasa patah semangat.
ANGKATAN 2008 -2009
ANGKATAN 2007 - 2008
ANGKATAN 2006 - 2007
Salah satunya tanda Gereja yang hidup adalah tumbuh suburnya benih panggilan untuk menjadi tenaga inti gerejani. Setelah lebih dari satu abad iman Katolik diterima dalam wilayah Keuskupan Sintang, Keuskupan memandang penting adanya lembaga pendidikan dan pembinaan bagi para calon tenaga inti Gerejaninya. Setelah melalui banyak musyawarah, akhirnya Keuskupan Sintang memutuskan untuk memiliki Seminari Menengah sendiri. Demikianlah, Seminari Menengah Kesukupan Sintang (sebagai lembaga pendidikan bagi para calon imam, frater, dan bruder) secara resmi berdiri pada 15 Juli 1994, berlokasi di Kompleks Asrama Bina Remaja Menyurai, Sintang.